Persahabatan dua anak laki2 beda status ekonomi yg berlanjut sampai mereka berumur 30 tahunan. Yang satu abis adzan langsung ke masjid, yg satunya enggak. Yang satu bisa baca dan yg satu enggak—malah yg bisa baca cerita bukan berdasarkan dari apa yg dia baca, tapi bikin2 cerita sendiri, dan masih, yg ga bisa baca dan cuman dengerin ceritanya tetep percaya-percaya aja. Akhirnya pas udah dewasa dia bener2 jadi pengarang cerita terkenal lho. Ada juga rasa iri kenapa bapaknya juga sayang dan sering kasih pujian ke sahabatnya yg rajin berdoa itu. Diakhir cerita ternyata mereka saudara kandung.
Jumat, 14 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar